Sahabat Pelangi, tentu sahabat tak asing lagi dengan tulisan. Pasti sudah banyak yang bisa menulis atau membaca dengan baik! Dengan menulis, kita bisa “merekam” apa yang diucapkan Ibu Guru di kelas, sehingga kita tidak lupa saat ulangan nanti. Kita juga bisa mempelajari kisah orang-orang hebat dalam sejarah, dengan membaca tulisan mereka. Bahkan sekarang pun sahabat sedang membaca tulisan ini bukan? Sebenarnya bagaimana awal mula manusia menulis? Bagaimana bentuk tulisan yang pertama kali dibuat? Bagaimana tulisan bisa mempengaruhi kehidupan manusia? Yuk, kita pelajari sejarah tulisan!
Dari Lisan Ke Tulisan
Sebelum manusia mengenal tulisan, pewarisan nilai-nilai tradisi dari generasi ke generasi dilakukan secara lisan, dengan bercerita. Sahabat pasti pernah mendengarkan cerita kakek atau nenek ‘kan? Seperti itulah leluhur bertutur kepada anak-cucunya, mewariskan nilai-nilai. Namun metode bercerita ini punya kelemahan, karena tak banyak orang mampu mengingat apa yang dikatakan padanya. Inilah yang mendorong manusia untuk menulis.
Selama berabad-abad, terbukti tulisan efektif digunakan manusia untuk menyampaikan dan menyimpan pesan. Budaya menulis muncul dari kebutuhan akuntansi. Pada milenium ke-4 SM, kegiatan perdagangan dan administrasi semakin rumit hingga membutuhkan pencatatan, dan tulisan akhirnya menjadi salah satu metode perekaman pesan terpercaya (Robinson, 2003, hal 36).
Tulisan terus berkembang dan masih terus digunakan manusia hingga kini. Sejarah pun dimulai karena adanya rekaman tulisan; dan keberadaan budaya manusia sebelum dikenalnya tulisan dikenal dengan zaman prasejarah.
Perkembangan Aksara Dunia
Benda yang diduga sebagai prototype tulisan pertama ditemukan di daerah Mesopotamia dengan menggunakan bentuk-bentuk segitiga yang terbuat dari tanah liat (milenium ke-4 SM). Dari sekedar prototipe, tulisan berkembang menjadi aksara. Perkembangan aksara melalui tiga kebudayaan besar: masyarakat lembah Sungai Nil dengan hierogliphnya, bangsa Sumeria di Mesopotamia dengan huruf pakunya, dan masyarakat Han di lembah Sungai Kuning dengan aksara han (Kridalaksana dan Sutami 2005).
Huruf hieroglyph merupakan salah satu huruf tertua di dunia. Huruf ini berasal dari Mesir dan sudah dikenal sejak sekitar 4000 tahun SM. Huruf ini menggunakan gambar mata, burung, tangan, sebagai simbol. Selanjutnya bentuk hieroglyph ini banyak memengaruhi bentuk abjad Phoenician dan abjad Yunani.
Huruf paku adalah huruf bangsa Sumeria yang sudah mengenal tulisan sejak tahun 3.000 SM. Huruf yang digunakan ialah huruf paku yang digambar dengan garis lurus. Masyarakat Cina juga menggunakan tulisan sebagai alat komunikasi antardaerah. Dengan tulisan mereka menyamakan bahasa. Tulisan itu dikenal sejak 1500 tahun SM dan hurufnya dinamakan huruf han. Begitulah, skrip-skrip kuno terus ditemukan. Sejarah pun semakin banyak terungkap, karena lewat tulisan para arkeolog bisa memperkirakan kehidupan zaman dahulu. Selain itu, dikenal pula piktogram, yaitu aksara berupa gambar untuk mengung-kapkan amanat tertentu. Tradisi ini sangat tua usianya. Masa-masa awal penggunaan piktogram ini diperkirakan di Mesopotamia oleh bangsa Sumeria Kuno.
Huruf Phoenician berasal dari kebudayaan Phoenica kuno yang tumbuh di wilayah Libanon, Syria dan Israel. Sejarah huruf Yunani banyak mengadopsi bentuk huruf Phoenicians. Beberapa ratus tahun setelah lahirnya huruf Yunani, huruf Romawi muncul dengan huruf Yunani sebagai dasar pembentukannya, hingga bisa menjadi alfabet yang kita kenal saat ini.
Dari Mana Kata “Alfabet” Berasal?
Bangsa Yunani menyusun abjadnya sendiri dengan merombak abjad Phoenician ke dalam bentuk yang lebih teratur. Menyempurnakannya dengan menambahkan huruf hidup seperti A/Alpha, E/Epsilon, I/Iota, O/Omicron, dan Y/Upsilon. Sekaligus memperkenalkan cara baca dari kiri ke kanan.
Maka, lahirlah standar sistem abjad yang dikenal dengan “Alphabet” yang merupakan singkatan dari dua huruf pertamanya, yaitu Alpha dan Beta. Sistem Alphabet inilah yang kemudian disempurnakan lagi oleh Bangsa Romawi untuk melahirkan Alphabet Latin, yaitu susunan huruf sempurna seperti yang kita kenal saat ini!
Yang menarik dari sejarah Alphabet ini adalah bagaimana sebuah gambar bisa menjelma menjadi bentuk huruf. Dari gambar orang Mesir yang begitu beragam, disederhanakan hingga akhirnya si gambar hanya mewakili satu suku kata pertama dari nama benda yang digambar.
Huruf “A” misalnya. Huruf pertama ini asalnya gambar kepala banteng yang dalam bahasa Phoenicia disebut “Aleph”. Dalam sistem bahasa Yunani, huruf ini berubah menjadi “Alpha” dan kemudian “A” seperti kita kenal saat ini. Tidak percaya? Jika diperhatikan, huruf A sekilas mengingatkan kita pada kepala banteng, yang digambar terbalik. Betul ‘kan? Huruf “B” sendiri mulanya adalah gambar bentuk rumah yang dalam bahasa Phoenicia disebut “Beth”, kemudian berkembang menjadi Beta dalam abjad Yunani. Perhatikan deh, bentuk huruf B memang seperti rumah ya, hihi. Ada-ada saja!
Adanya sejarah di balik terciptanya abjad dan Alphabet ini menunjukkan bahwa terdapat begitu banyak makna yang bisa terkandung di dalam satu huruf. Bahkan, ketika huruf tersebut berdiri sendiri atau tidak sedang berada dalam kata atau kalimat.
Nah sekarang sudah tahu ‘kan bagaimana awal munculnya tulisan? Ternyata tulisan dibuat manusia untuk “merekam” banyak hal, yang tidak selalu bisa diingat oleh memori kita. Makanya, mari menulis kawan! Jangan malas, karena kita bisa lupa perkataan Ibu Guru kalau tak segera kita tulis!

Apa itu iPhone? Kini kita tak perlu ribet lagi mendengarkan musik, menerima telepon, dan koneksi internet secara terpisah setelah Apple mengusung produk baru mereka, iPhone, tepat pada event Macworld Conference & Expo 9 Januari 2007. Dengan iPhone, Apple tampaknya melebihi perkiraan banyak orang bahkan para penggemar Apple yang memiliki banyak tuntutan. Alat berlayar lebar dari Apple ini berbentuk cantik dan merupakan perpaduan iPod, telepon genggam, dan komputer, bahkan menjelajah dunia maya. iPhone ini dilengkapi fitur layar sentuh saat kita menelpon dan mendengarkan musik. (http://www.kapanlagi.com/a/) iPhone generasi pertama mulai dipasarkan pada 29 Juni 2007 di AS dengan harga US$499 untuk model 4 GB dan 599 untuk 8 GB. Generasi berikutnya, yang menambahkan fitur 3G dan A-GPS diluncurkan di berbagai negara pada 11 Juli 2008. iPhone ini lebih istimewa dibanding gadget sejenis karena inovasi kecil pada iPhone. Misalnya sensor gerakan yang secara otomatis mendeteksi ketika pemakai memutar alat dari posisi berdiri menjadi tidur, dan mengubah tampilan sesuai dengan posisi layar telepon. (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan:IPhone&action=edit&redlink=1) Fitur iPhone Apa sih yang membedakan iPhone dengan alat telekomunikasi lain yang diluncurkan terdahulu? Berikut fitur-fitur yang dimiliki iPhone dan membuatnya memiliki nilai lebih dibandingkan dengan teknologi telepon seluler lainnya. Manufacturer : Apple Inc. Type : Candybar Smartphone Release date Original : June 29, 2007[1] 3G: July 11, 2008 Operating system : iPhone OS 2.2.1 (Build 5H11) Mac OS X v10.4.8 Power : 3.7 V 1400 mAh Lithium-ion polymer battery[3] CPU : 620 MHz ARM 1176,[4] underclocked to 412 MHz[5] GPU: PowerVR MBX Lite 3D[6] Storage capacity : Flash memory (Original: 4, 8, & 16 GB; 3G: 8 & 16 GB) Memory : 128 MB DRAM[7] Display : 480×320 px, 3.5 in (89 mm), color LCD, 3:2 aspect ratio,capable of up to 262,144 colors. Input : Dock connector • Headphone jack • Wi-Fi (802.11b/g) • Bluetooth 2.0+EDR Camera : 2.0 megapixel, 1600x1200 pixel, video Connectivity : Quad band GSM 850 900 1800 1900 GPRS/EDGE WiFi, Bluetooth, USB 3G also includes: Tri band UMTS/HSDPA 850, 1900, 2100, A-GPS[8] Dimensions Origina l:4.5 in (115 mm) (h) 2.4 in (61 mm) (w) 0.46 in (11.6 mm) (d) 3G: 4.5 in (115.5 mm) (h) 2.4 in (62.1 mm) (w) 0.48 in (12.3 mm) (d) Weight Original : 135 g (4.8 oz) 3G: 133 g (4.7 oz) Size : 115 x 61 x 11.6 mm Display : Touchscreen 3.5 inc, 16 juta warna, resolusi 320 x 480 pixel Ringtones : Polyphonic, MP3, Vibrate Internal Memory : 4 & 8 GB Messaging : SMS, MMS, Email, Instant Messaging Browser : HTML (Safari) Fitur : Google Maps, Widgets applications, iPod audio/video player, PIM termasuk calendar, to-do list, Photo browser/editor, Voice memo, Integrated handsfree Talktime : 5 hours (http://en.wikipedia.org/wiki/File:IPhone_EDGE_and_3G.png) Kameranya memiliki resolusi 2.0 megapixel. Selain itu, telepon ini juga dilengkapi dengan perangkat lunak untuk mengunggah foto. Seperti iPod generasi kelima, iPhone dapat digunakan untuk memutar video, sehingga pengguna bisa menonton televisi atau film. Sistem operasi iPhone adalah versi ringan Mac OS X tanpa berbagai komponen yang tidak diperlukan, dan memakan ruang sebanyak 700 MB. Beberapa fitur baru yang diperkenalkan dalam iPhone sudah sejak dulu dimiliki ponsel lain, tetapi ada juga beberapa fitur yang benar-benar inovatif dan akan menjadikan iPhone sebagai produk elektronik serba guna. Copy & Paste Dianggap sebagai salah satu fitur yang hilang dari iPhone firmware 1.x dan 2.x, akhirnya Apple mengimplementasikan fitur yang sudah dimiliki banyak OS ponsel pintar lainnya seperti Android dan Windows Mobile. Push Notification Salah satu penyebab populernya BlackBerry di Indonesia adalah karena BlackBerry Messenger yang selalu aktif, memungkinkan komunikasi antar pengguna BlackBerry Messenger melalui instant messaging. Sedangkan iPhone tidak memperbolehkan aplikasi pihak ketiga untuk terus aktif di belakang layar dengan alasan kinerja dan pemborosan baterai. Tapi Apple menjawab dengan push notification framework, yang menggunakan layanan Apple untuk menerima notifikasi dari aplikasi pihak ketiga seolah aplikasi tersebut terus berjalan di latar belakang. P2P Bluetooth Bagi Anda penikmat game, Anda pasti tahu Nintendo DS popular adalah karena fitur multiplayer melalui Bluetooth yang ditawarkan. iPhone 3.0 juga akan mendukung fitur ini, apalagi jika dikombinasikan dengan fitur-fitur lain seperti multitouch dan accelerometer, fitur ini memungkinkan Anda memainkan banyak jenis game kreatif secara multiplayer melalui Bluetooth, tanpa harus melalui jaringan IP. Tak hanya itu, koneksi P2P Bluetooth ini juga memungkinkan dua iPhone untuk berbagi file dan informasi apapun dari ponsel mereka. Spotlight Search OS 3.0 menambahkan Spotlight ke halaman utama ponsel, memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian dalam address book, note atau informasi apapun yang tersimpan dalam ponsel tersebut. Selain itu Apple juga menambahkan fitur search ke dalam beberapa aplikasi utama seperti email, Calendar dan iPod untuk memudahkan pengguna melakukan pencarian dengan cepat. MMS Seperti copy & paste, MMS juga merupakan salah satu fitur iPhone yang terlambat datang. iPhone generasi pertama maupun kedua tidak dapat menerima gambar, vCard ataupun audio melalui SMS. Fitur MMS kini akan datang, tetapi hanya untuk iPhone 3G saja. Landscape Keyboard Sejak pertama kali dikeluarkan iPhone OS memungkinkan pengguna untuk mengetikkan alamat URL ke dalam Safari melalui keyboard virtual dalam tampilan landscape yang berukuran jauh lebih besar dibandingkan keyboard virtual dalam aplikasi SMS. Selain fitur-fitur di atas masih banyak sekali fitur yang belum diumumkan Apple. Beberapa fitur di atas hanyalah sebagian dari fitur-fitur baru yang diumumkan Apple. iPhone OS 3.0 masih berada dalam tahap beta saat ini dan akan tersedia untuk publik di sekitar pertengahan tahun ini. iPhone 3G hadir dengan dimensi 115.5 x 62.1 x 12.3 mm plus berat 133 gram, layar cukup lebar 3,5 inch untuk menghadirkan resolusi 320 x 480 pixels. Dipersenjatai dengan Sistem Operasi Mac OS X v10.4.10, konektivitas Wi-Fi 802.11b/g, 3G, USB versi 2.0, Bluetooth 2.0, Kamera 2 Megapixel, 1600x1200 pixels, GPS, Memori internal 8/16 GB (Black) dan 16GB (White). Fitur–fitur menarik lainnya dari iPhone 3G adalah Multi-touch input method, Accelerometer sensor for auto-rotate, Proximity sensor for auto turn-off, Scratch-resistant surface, Ambient light sensor , Google Maps dan Tv-Out. Peluncuran perdana iPhone 3G dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2009 lalu, dan mulai Senin, 23 Maret 2009 iPhone 3G akan tersedia di GraPARI Telkomsel. Untuk urusan harga, “sangat murah” hanya Rp. 2.622.000 (untuk yang 8GB) plus cicilan per bulan selama satu tahun sebesar Rp. 733.000. Atau bila anda ingin membelinya secara kontan cukup dengan uang sebesar Rp. 9.605.000, info lengkapnya bisa diperoleh di iPhone 3G Telkomsel. Versi terbaru iPhone dibekali dengan GPS, 3G, kemampuan download yang lebih cepat, serta waktu bicara yang lebih lama.Selain itu, tersedia lebih banyak fitur khusus bagi kalangan pebisnis. Perkembangan iPhone Ada rumor yang beredar bahwa generasi selanjutnya iPhone (yang diharapkan akan segera rilis di pertengahan tahun ini, namun belum dikabarkan oleh Apple) akan memiliki chip yang memungkinkan jaringan akan lebih cepat. Masih belum jelas apakah nantinya ini berarti bahwa ada upgrade yang dilakukan pada 802,11n Wi-Fi atau upgrade pada chips 3G yang nantinya memiliki keuntungan jaringan 3G yang lebih cepat, yang saat ini sedang diriset oleh AT&T, menurut Electronista. Tapi sepertinya berbeda dengan rumor yang beredar, ada rumor lain, yang mengatakan bahwa Apple sedang merencanakan untuk memperkenalkan video recording di generasi mendatang, hal ini yang sudah banyak di-request oleh para customernya dari sejak 2 tahun yang lalu. Dengan koneksi yang lebih cepat, pemilik iPhone tentunya akan mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam mengupload video dari ponsel ke social networking website atau kirim E-Mail ke teman. Dengan penambahan fitur ini pastinya akan menjadi nilai tambah sendiri buat iPhone. Belum ada seorang pun yang tahu, kapan iPhone akan merilis kembali generasi selanjutnya. Mungkin saat ini iPhone akan fokus terlebih dahulu pada pemasaran sistem operasi iPhone 3.0. (http://udaramaya.com/lain/) Telekomunikasi seluler mengalami perkembangan yang sangat pesat, ditandai dengan perkembangan jumlah pelanggan, teknologi, serta layanan. Pertumbuhan pelanggan telepon seluler mengalami peningkatan yang menakjubkan dibanding pertumbuhan dari industri-industri lainnya. Angka pertumbuhan pelanggan telepon seluler secara global mencapai 30% per tahun . Teknologi telekomunikasi seluler telah mengalami evolusi mulai dari generasi (1G) berkembang dengan munculnya teknologi generasi berikutnya (2G dan 3G). Saat ini bahkan sudah mulai kajian dan persiapan standarisasi teknologi dan layanan generasi keempat (4G). Perkembangan teknologi seluler tersebut dalam rangka menyediakan kapasitas dan transfer data yang lebih tinggi hingga mampu mendukung kebutuhan akan layanan transfer data berkecepatan tinggi, misalnya layanan multimedia. Generasi Pertama (1G) Teknologi telekomunikasi seluler generasi pertama disebut juga sistem analog. Pada generasi ini yang terkenal adalah AMPS yang dikembangkan oleh Bell Labs USA pada tahun 1970. Teknologi AMPS menggunakan modulasi frekuensi sebagai mekanisme transmisi dan beroperasi pada pita frekuensi 800 MHz. AMPS kemudian menjadi standar komunikasi di seluruh dunia. Beberapa sistem analog lainnya adalah ETACS (Extended Total Access Telecommunication Service) dan NMT (Nordic Mobile telecommunication) yang banyak digunakan di Eropa. Generasi Kedua (2G) Sistem telekomunikasi seluler pada generasi kedua menggunakan teknologi digital, dengan basis teknologi TDMA dan CDMA. Rancangan utama sistem ini adalah untuk mendukung aliran suara berbentuk circuit-switched, dan pada perkembangannya sistem ini juga mampu mendukung paket data circuit-switched dan Iayanan pesan dengan menggunakan Short Message Service (SMS). Teknologi lain pada 2G adalah IS-95 atau Narrowband CDMA dan CDMA. Generasi Trasnsisi (2.5G) Beberapa teknologi data yang berada pada posisi transisi telah dikembangkan guna mendapatkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dengan biaya implementasi yang lebih murah. Teknologi-teknologi ini umumnya dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan sistem standar pada 2G, dan implementasinya digunakan sebagai proses upgrade terhadap jaringan 2G. Teknologi-teknologi inilah yang kemudian dikelompokkan sebagai teknologi 2.5G. Generasi Ketiga (3G) Pada tahun 1985, International Telecommunication Union (ITU) menentukan versi untuk suatu sistem seluler generasi ketiga (3G), yang awalnya disebut Future Public Land Mobile Telecommunication System (FPLMTS) dan kemudian dinamai Internasional Mobile Telecommunication-2000 (IMT-2000). ITU menyusun tujuan dari proyek IMT-2000 dan mengalokasikan rentang frekwensi global. Generasi Ketiga (4G) Untuk meningkatkan kecepatan akses data yang tinggi dan full mobile maka standar IMT-2000 ditingkatkan lagi menjadi 10Mbps, 30Mbps dan 100Mbps yang semula hanya 2Mbps pada layanan 3G.Kecepatan akses tersebut didapat dengan mengguanakan teknologi OFDM(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan Multi Carrier. Di Jepang, layanan generasi keempat ini sudah diimplementasikan. (http://hendriadi.wordpress.com/buku-tamu/) Membicarakan iPhone, memang sangat menyenangkan. Teknologi telekomunikasi yang diemban iPhone tidak hanya canggih tapi juga sangat modis. Apple juga telah mengeluarkan ponsel cerdas iPhone 4G yang sangat cantik. Berikut spesifikasi iPhone 4G ini: -Menggunakan bahan Titanium and Glass. -Layar OLED -3G -GPS -Kamera depan untuk iChat -batere removable (dapat dipindah-pindah) -Kamera 3.2 Mpix -Video -32 GB Dampak iPhone Beberapa dampak negatif yang mungkin muncul sebagai akibat dari keluarnya teknologi smartphone berupa iPhone, diantaranya: 1.Menurunnya sifat sosial masyarakat. Dengan munculnya produk iPhone, masyarakat yang memilikinya akan semakin mudah berkomunikasi serta mengakses internet. Hal ini bisa saja membuat mereka lebih asik menggunakan fitur-fitur yang tersedia dalam produk tersebut untuk berkomunikasi ketimbang harus secara langsung berhubungan dengan orang. Dari sisi sosial masyarakat jelas hal ini menurunkan keakraban, terlebih lagi jika dengan keuarga. 2.Munculnya kesenjangan sosial di kalangan masyarakat. Harga iPhone yang cukup melambung tentu tidak memungkinkan semua kalangan masyarakat memilikinya. Hampir bisa diperkirakan orang-orang yang memiliki iPhone adalah orang-orang menengah ke atas. Oleh karena itu dengan sendirinya iPhone dapat menjadi ‘tanda’ status sosial seseorang. Hal ini mengakibatkan adanya jurang pemisah dalam masyarakat. 3.Meningkatkan tingkat kriminalitas. Kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat dapat memicu terjadinya kriminalitas. Orang-orang yang ingin memiliki iPhone, tetapi tidak mampu membeli, bisa saja melakukan berbagai hal untuk memilikinya, contohnya mencuri. 4.Memfasilitasi terjadinya degradasi moral. Dengan kemudahan-kemudahan akses internet dalam genggaman serta penyebaran yang tak terbendung dari situs-situs ’perusak moral’ (contoh: situs pornografi), memungkinkan para pemakainya dapat mengakses informasi tersebut dengan mudah. 5.Menurunnya minat membaca buku Hal ini dikarenakan orang yang memiliki iPhone kemungkinan akan lebih asik menggunakan fitur-fitur yang tersedia dalam produk tersebut sehingga mempersempit, atau bahkan menghilangkan waktu membaca. 6.Menyebabkan penyakit pada manusia karena gelombang elektromagnetik. IPhone seperti halnya HP mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang apabila diletakkan pada saku celana laki-laki, akan dapat menyebabkan menurunnya 70% produktivitas sperma dan lebih parah lagi sperma yang dihasilkan tidak akan dapat membuahi sama sekali alias mandul. 7.Meningkatnya tingkat kecelakaan. Kepemilikan iPhone dapat mengurangi konsentrasi para pengguna kendaraan karena beberapa pengendara mungkiin memilih untuk tetap mengotak-atik iPhone, meskipun sedang berkendaraan. 8.Mematikan bisnis komunikasi lainnya. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan iPhone seperti e-mail, mematikan penggunaan surat pos. Selain itu keberadaan warnet juga terancam. Disamping menimbulkan dampak negatif, penggunaan dan perkembangan iPhone jelas menimbulkan dampak positif pula, diantaranya adalah : 1.Meningkatnya efektifitas dan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan iPhone memungkinkan efisien waktu, biaya, dan jarak. 2.Kemudahan dalam melakukan komunikasi. Iphone merupakan alat komunikasi yang mudah dibawa dan memiliki fitur yang beranekaragam yang memudahkan para penggunanya melakukan komunikasi. 3.Kemudahan mendapat hiburan. Penggunaan iPhone dapat mempermudah kita memperoleh hiburan seperti music player, video player, camera, games, juga akses internet sehingga lebih memanjakan pengguna iPhone karena dapat melakukan semua kegiatan dengan menggunakan satu alat saja yaitu iPhone. 4.Mempercepat akses informasi. Penggunaan iPhone memudahkan akses informasi dengan cepat tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Referensi : http://www.kapanlagi.com/a/ http://hendriadi.wordpress.com/buku-tamu/ http://en.wikipedia.org/wiki/File:IPhone_EDGE_and_3G.png http://udaramaya.com/lain/ http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan:IPhone&action=edit&redlink=1 Disusun oleh : Rachmi Nurhanifah -210110070372 Ken Andari -210110070247 Hani Noor Ilahi -210110070327